Ditjen PAUD-DIKMAS

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat

Jl. Jenderal Sudirman Gedung E Lantai IIII Senayan, Jakarta 10270, Telp. 021-5725061 Fax. 021-5725484 Tromol Pos:1303 Kode Pos 10013
Dirgahayu Kemerdekan RI ke 71

GURU MULIA KARENA KARYA

GURU MULIA KARENA KARYA
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sedang foto bersama dengan salah satu Guru, usai meresmikan puncak peringatan Hari Guru dan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) 2016. Sentul Internasional Confention Center (SICC), Bogor. Minggu (28/11) Fotographer : Tio

30 November 2016 16:08:50

Bogor, PAUD dan Dikmas. “Guru Mulia Karena Karya” menjadi tema rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) 2016, dengan puncak pelaksanaan di Sentul Internasional Confention Center (SICC). Minggu (28/11)

Pada acara puncak tersebut turut hadir Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saefuddin, Kepala Daerah Tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kotamadya, beserta 13 pelimpahan Asosiasi guru dan ribuan Guru dari seluruh pelosok Indonesia.

Dibuka Mendikbud, Muhadjir Effendy menyampaikan peran guru yang sangat mulia dan yang sangat strategis, sehingga dirinya mengajak seluruh guru dan tenaga Kependidikan Indonesia untuk bangga pada profesi tersebut. “Hari ini adalah harinya orang-orang mulia yang menyiapkan generasi masa depan yang lebih cemerlang’, ujarnya.

Sementara itu masih pada acara yang sama Presiden Joko Widodo menyematkan Tanda Kehormatan Satya Lencana Pendidikan, kepada 15 guru dari 52 penerima penghargaan, Selain itu Presiden juga menyampaikan 3 pesan kepada para guru yang hadir, yaitu : Pertama Peran guru sangat penting dalam memenuhi pemahaman keberagaman pada anak didik, kedua agar para guru menanamkan nilai-nilai, karakter pada anak didik, seperti kerja keras, kejujuran, kedisiplinan dan optimisme.

Dan yang ketiga mengenai etika dalam menggunakan media social saat ini sudah sangat terbuka dan tidak bisa kita hambat dengan cara apapun. Sayangnya media sosial justru digunakan untuk saling hujat, menjelekkan antar anak bangsa , saling memaki memfitnah,adu domba, semua ini ada di media social (medsos). Ini bukan tata nilai bangsa Indonesia, “ Kata Jokowi. (KS/Tim Warta/MB/MHF)

Semua Berita