Ditjen PAUD-DIKMAS

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

Motivasi Tinggi Warga Binaan di Lapas II A Kab. Karawang Dalam Mengikuti UNPK

Motivasi Tinggi Warga Binaan di Lapas II A Kab. Karawang Dalam Mengikuti UNPK
Siti (nama samaran) yang merupakan warga binaan yang telah selesai masa tahanannya sedang serius mengisi soal-soal UNPK

16 April 2017 13:56:49

Karawang, PAUD dan Dikmas. Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) resmi dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 15 – 16 dan 22 –23 April 2017. Peserta UNPK merupakan masyarakat yang telah mengikuti kegiatan pendidikan kesetaraan tidak terkecuali warga binaan di lembaga permasyarakatan.

Kab. Karawang sendiri turut melaksanakan kegiatan UNPK tahun 2017, peserta didik yang ikut dalam kegiatan UNPK tahun 2017 yaitu berjumlah 2183 peserta didik yang tersebar di berbagai lokasi salah satunya yaitu di Lapas II A Kab. Karawang.

Di Lapas II A Kab. Karawang terdapat 19 orang warga binaan yang mengikuti kegiatan UNPK berbasis kertas dan pensil (UNKP). Seharusnya seluruh warga binaan tersebut mengikuti UNPK berbasis komputer (UNBK) di SMKN I KRW, dikarena berbagai hal namun urung dilaksanakan.

Salah satu peserta didik yang semangat mengikuti UNPK yaitu Siti (nama samaran) yang merupakan warga binaan yang telah selesai masa tahanannya, dia mengungkapkan bahwa telah datang jauh-jauh dari Jakarta untuk mengikuti kegiatan UNPK yang telah di nanti-nanti selama ini.

“Saya dari kemarin udah disini untuk mengikuti ujian (hari ini), semoga nanti saya bisa lulus dan mendapatkan ijazah, supaya bisa cari pekerjaan dan merubah nasib saya nantinya di Jakarta”, ujar Siti.

Kepala Lapas II A Kab Karawang beserta Kasi Kesetaraan Dinas Pendidikan Kab. Karawang dan Kasubag Tata Usaha Setditjen PAUD dan Dikmas, berdiskusi dan sepakat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan nonformal khususnya pendidikan kesetaraan yang diselenggarakan di Lapas.

“Saya akan akan berdiskusi dengan Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan Kab. Karawang untuk meningkatkan kualitas pendidikan kesetaraan di Lapas, karena mayoritas warga binaan merupakan usia sekolah dan penduduk asli dari Kab. Karawang sendiri, Ujar Kepala Lapas Zainal Arifin. (Tim Warta/A.R & ESK/KS)

Semua Berita