Ditjen PAUD-DIKMAS

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

Ditjen PAUD dan Dikmas Gelar Validasi Model Pendidikan Masyarakat

Ditjen PAUD dan Dikmas Gelar Validasi Model Pendidikan Masyarakat
Pembukaan Kegiatan Validasi Model Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan

14 Desember 2017 09:25:00

Makasar, PAUD dan Dikmas - Guna meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Ditjen PAUD dan Dikmas) menggelar kegiatan Validasi Hasil Pengembangan Model Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Tahun 2017. Agenda yang digelar Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan, Ditjen PAUD dan Dikmas tersebut sebagai upaya pengembangan model pendidikan keaksaraan dan kesetaraan yang baik, efisien dan dapat digunakan dalam masyarakat khususnya dalam pengembangan pendidikan nonformal. “Agar pengembangan model pendidikan keaksaraan dan kesetaraan yang dikembangkan oleh tim pamong belajar dapat dibakukan. Dan dapat dipergunakan untuk memecahkan masalah pembelajaran dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, maka harus dilakukan tahapan validasi hasil pengembangan model tersebut oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan,” papar Wartanto, Sekretaris Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, dalam sambutan pembukaan Validasi Hasil Pengembangan Model Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan, di Makasar, Rabu (13/12). Wartanto berharap acara yang diikuti sekitar 100 peserta dari 19 Balai di Wilayah Timur itu, dapat menghasilkan sebuah model pembelajaran yang efektif, efisien, praktis dan menarik ketika digunakan untuk memecahkan masalah pembelajaran dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Sekedar diketahui, Pengembangan model pendidikan keaksaraan dan kesetaraan itu merupakan proses penelitian terapan berupa rancangan tipe, desain, bentuk deskripsi, dan sistem kegiatan yang digunakan oleh kelompok sasaran untuk memecahkan masalah bidang pendidikan keaksaraan dan kesetaraan. “Kegiatan ini sudah melalui beberapa proses dan tahapan, mulai dari survey, penelitian, pembahasan sesuai kaidah ilmiah/penelitian ilmiah. Saat ini, memasuki tahapan validasi. Sehingga diharapkan menghasilkan program yang benar-benar memenuhi kebutuhan masyarakat, fleksibel dalam penyelenggaraannya, praktis materi pembelajarannya, dan dapat disesuaikan waktu dan tempat pendidikannya dengan kondisi masyarakat,”pungkas Wartanto. Sebelumnya, acara validasi juga telah digelar untuk wilayah Barat, yang diselenggarakan di Batam diikuti seluruh BP PAUD dan Dikmas wilayah Barat. Acara digelar di Hotel Four Point, Makasar selama tiga hari dari, Rabu sampai Jumat, tanggal 13-15 Desember 2017. Diikuti 17 BP PAUD, di antaranya BP PAUD dan Dikmas Riau, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Bali, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara dan Papua.(*) Semua Berita