Logo dikbud

DITBINDIKTARA

Direktorat ini mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan keaksaraan dan kesetaraan.

Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan terdiri dari:

  • Subdirektorat Program dan Evaluasi
  • Subdirektorat Keaksaraan dan Budaya Baca
  • Subdirektorat Kesetaraan dan Pendidikan Berkelanjutan
  • Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan
  • Subbagian Tata Usaha

FUNGSI

  1. penyiapan perumusan kebijakan di bidang kurikulum, peserta didik, sarana dan prasarana, pendanaan, dan tata kelola pendidikan keaksaraan dan pendidikan kesetaraan
  2. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum, peserta didik, sarana dan prasarana, pendanaan, dan tata kelola
  3. peningkatan kualitas pendidikan karakter peserta didik
  4. fasilitasi sarana dan prasarana serta pendanaan
  5. fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu
  6. fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu kursus dan pelatihan
  7. penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kurikulum, peserta didik, sarana dan prasarana, pendanaan, dan tata kelola
  8. pemberian bimbingan teknis dan supervisi
  9. pelaksanaan evaluasi dan laporan
  10. pelaksanaan administrasi Direktorat

PROGRAM UNGGULAN

Pada tahun 2016 Pemerintah menggelar program Indonesia Pintar. Program ini tak hanya untuk peserta didik pendidikan formal, namun juga nonformal. Sasaran Program Indonesia Pintar adalah anak yang sedang belajar atau mengiku program pendidikan kesetaraan (Paket A,B,C) di lembaga pendidikan nonformal (SKB/PKBM/ lembaga sejenis), serta anak yang sedang mengiku program kursus.

Bantuan yang diberikan berupa uang tunai untuk membeli berbagai kebutuhan sekolah seper buku tulis, seragam sekolah, membiayai transportasi peserta didik, dan uang saku

Pencegahan anak kerdil (stun ng) telah menjadi prioritas program nasional. Dampak stun ng sangat merugikan. Balita yang mengalami stun ng akan memiliki ngkat kecerdasan yang lebih rendah dan lebih rentan penyakit. Untuk mengurangi jumlah anak tumbuh kerdil, direktorat berupaya untuk menyukseskan program pencegahan stun ng. Sejak tahun 2017, direktorat melakukan bimbingan kepada para orang tua tentang pen ngnya mencegah stun ng. Hingga akhir tahun 2018, Kemendikbud telah memberikan bimbingan pencegahan kepada para orang tua di 100 kabupaten/kota.

Bentuk konkit dari gerakan ini adalah mengajak para orang tua mengantar putra-putri mereka di hari pertama bersekolah. Mengantar anak ke sekolah di hari pertama amat pen ng. Kesempatan tersebut dapat digunakan orang tua untuk memberikan dukungan kepada anak. Selain itu, para orang tua juga dapat bertemu dan berbincang dengan para guru tentang pendidikan anak-anak. Gerakan ini bertujuan agar orang tua dan seluruh pelaku pendidikan mengambil peran dalam pendididkan. Sehingga sekolah menjadi rumah kedua yang menyenangkan bagi para peserta didik.

Direktorat turut ambil bagian dalam pencegahan human traffi cking atau perdagangan orang. Keluarga memiliki peran sangat pen ng dalam mencegahnya. Oleh karena itu, kejahatan ini harus diperangi bersama. Sejumlah upaya yang dilakukan Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga dalam memerangi perdagangan orang yaitu dengan mengembangkan model pencegahan ndak pidana perdagangan orang, termasuk pencegahan perundungan seksual anak. Selain itu, memperkuat peran dan ketahanan keluarga melalui bimbingan teknis dan sosialisasi.

Orang tua memiki peran amat pen ng dalam pendidikan anak-anak. orang tua yang terlibat ak f dalam pendidikan anak-anaknya cenderung memiliki putra-putri dengan prestasi lebih gemilang. Oleh karena itu, Direktorat terus menyosialisasikan pen ngnya pelibatan orang tua dalam pendidikan. Pada tahun 2017, Kemendikbud berhasil menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 30 tahun 2017 tentang Pelibatan Keluarga dalam Satuan Pendidikan. Peraturan tersebut mengajak para orang tua untuk terlibat ak f dalam pendidikan putra-putri mereka di sekolah.

Direktorat memiliki laman sahabatkeluarga. kemdikbud.go.id yang menyajikan beragam informasi tentang pendidikan keluarga (paren ng), mulai dari PAUD hingga SMA. Terdapat pula kanal ‘pustaka’ yang berisi beragam buku paren ng dan majalah Sahabat Keluarga versi digital. Seluruh dokumen ini dapat diunduh secara gra s. Laman Sahabat Keluarga juga menghadirkan ragam infografi s dan video Ruang Sahabat Keluarga. Media ini menampilkan pesan pen ng dan ps tentang pendidikan keluarga dari para pakar pendidikan keluarga.

Kunjungi Laman Keaksaraan dan Kesetaraan

ATAS