Ditjen PAUD-DIKMAS

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

Ditjen PAUDNI-Pemkab Banyumas Teken MoU Program Kursus

Ditjen PAUDNI-Pemkab Banyumas Teken MoU Program Kursus
PURWOKERTO

14 Juni 2012 00:00:00

PURWOKERTO – Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal (Ditjen PAUDNI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dan Pemerintah Kabupaten Banyumas menyepakati nota kesepahaman (MoU) mengenai program Pusat Kursus dan Pelatihan Masyarakat (PKPM).

Penandatanganan MoU dilakukan Direktur Jenderal PAUDNI, Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi,  dan Bupati Banyumas, Mardjoko disaksikan Direktur Pembinaan Kursus dan Pelatihan Ditjen PAUDNI, Kasubdit Program dan Evaluasi, Abdul Kahar dan Kasubdit Sarana dan Prasara, Sipken Ginting, di Pendopo Kabupaten Banyumas, Senin (11/6).

Untuk itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Ditjen PAUDNI memberikan bantuan sebesar Rp1 miliar. Anggaran sebesar itu sebagian besar untuk pengembangan dan penerapan program kursus dan kewirausahaan dan sebagian lagi untuk perbaikan fisik sanggar kegiatan belajar (SKB) Purwokerto.

“Program PKPM digulirkan sebagai upaya meningkatkan peran SKB yang lebih besar, melalui pembinaan dan pelatihan terhadap para pemuda. Tujuan utamanya membantu program pemerintah mengurangi pengangguran. Ini wujud keseriusan pemerintah pusat ini,” tegas Reni, sapaan akrab Guru besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia itu usai penandatangan MoU dengan Bupati Banyumas.

Dalam kesempatan itu, Dirjen PAUDNI meminta agar program-program yang dikembangkan SKB Purwokerto ke depan lebih beragam dan berkualitas dengan bantuan dari pusat sehingga masyarakat yang membutuhkan keterampilan dapat lebih banyak lagi. “Tidak hanya itu, lulusannya pun harus berkualitas sehingga bisa bekerja di perusahaan atau mereka bisa mandiri dengan kemampuan yang dimilikinya,” tegas Reni. (Mulia/HK)

Semua Berita