Ditjen PAUD-DIKMAS

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

DPRD Wajo Berkomitmen Kembangkan PAUD

DPRD Wajo Berkomitmen Kembangkan PAUD
JAKARTA. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan berkomitmen untuk mengembangkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

13 Agustus 2012 00:00:00

JAKARTA. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan berkomitmen untuk mengembangkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Hal tersebut disampaikan oleh para delegasi Komisi Bidang Pendidikan Wajo usai berdiskusi dengan pimpinan Ditjen PAUDNI akhir pekan lalu.

Ketua Komisi III DPRD Wajo yang membidangi pendidikan, Luqman Hamid sepakat bahwa PAUD merupakan modal dasar dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul. “Saat ini di Kabupaten Wajo terdapat 204 PAUD, namun idealnya kami butuh 369 lembaga,” sebutnya.

Pada pertemuan yang dibuka oleh Dirjen PAUDNI Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi Psikolog tersebut, Luqman mengungkapkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) Wajo hanya sebesar Rp 37 miliar. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan niat mereka untuk membangun PAUD.

Rangkul Organisasi Mitra

Pada diskusi tersebut, Sesditjen PAUDNI, Dr Gutama menganjurkan agar DPRD dan Dinas Pendidikan Kabupaten Wajo merangkul mitra, organisasi keagamaan, dan perusahaan swasta serta BUMD. “Kembangkan PAUD di masjid, gereja, dan tempat ibadah lain. Ajak pimpinan umat beragama di Wajo untuk menyosialisasikan PAUD. Kalau tidak ingin bangsa kita bodoh, maka bangunlah PAUD,” ajak Gutama.

Djunaedi Muhammad, Koordinator Delegasi DPRD Wajo menegaskan akan mereplikasi strategi yang dilaksanakan pemerintah pusat dalam mengembangkan PAUD. “Kami belum pernah mencoba strategi pengembangan PAUD di tempat ibadah. Pulang dari sini kami akan segera berkoordinasi dengan dinas pendidikan untuk menindaklanjuti,” tegasnya. (Yohan Rubiyantoro/HK)

Semua Berita