Ditjen PAUD-DIKMAS

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

Tolak KKN Dalam Menyalurkan Blockgrant

Tolak KKN Dalam Menyalurkan Blockgrant
JAKARTA. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (Dirjen PAUDNI) Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi, Psi menegaskan agar setiap satker yang mengelola blockgrant/bantuan menghindari kolusi, korupsi dan nepotisme.

01 Agustus 2012 00:00:00

JAKARTA. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (Dirjen PAUDNI) Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi, Psi menegaskan agar setiap satker yang mengelola blockgrant/bantuan menghindari kolusi, korupsi dan nepotisme. Bantuan harus diberikan pada lembaga yang layak dan tepat.  

Hal tersebut disampaikan Dirjen PAUDNI Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi Psikolog saat memimpin rapat tentang koordinasi program bersama pejabat esselon II, III, dan IV di lingkungan Ditjen PAUDNI. “Jangan memberikan blockgrant karena faktor kekerabatan dan kedekatan. Hindari KKN,” tegas Dirjen PAUDNI mengingatkan.

Dirjen menekankan agar bantuan diberikan kepada lembaga yang benar-benar layak dan membutuhkan bantuan. Ia juga meminta agar bantuan difokuskan pada daerah perbatasan dan terpencil. “Utamakan masyarakat miskin, kita harus pro poor,” ucapnya.

Jemput Bola

Dirjen juga meminta agar seluruh direktorat tidak berpangku tangan dalam menerima proposal blockgrant. Melainkan harus turun lapangan mengunjungi daerah-daerah yang membutuhkan. Masyarakat miskin para calon penerima bantuan harus diberikan bimbingan dalam membuat proposal. “Jangan duduk manis, bantuan harus diberikan secara merata ke daerah yang membutuhkan,” ucapnya mengingatkan.

Semua Berita