Ditjen PAUD-DIKMAS

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

BUMN dan Swasta Hadiri Workshop CSR PAUD

BUMN dan Swasta Hadiri Workshop CSR PAUD
Sejumlah anak didik PAUD sedang bermain dan berinteraksi dengan pengasuh dan pendidik mereka. Anak yang memperoleh layanan PAUD yang baik memiliki potensi kecerdasan yang luar biasa. (dok. Yohan R)

14 Desember 2012 00:00:00

JAKARTA. Sejumlah perusahaan swasta dan BUMN menghadiri Workshop Corporate Social Responsibility (CSR) PAUD yang diselenggarakan Direktorat Pembinaan PAUD di Jakarta (12/12). Melalui kegiatan tersebut, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (Ditjen PAUDNI) merangkul mereka untuk bekerja sama membangun generasi emas Indonesia.  

Perusahaan yang hadir antara lain, PT Telkom Indonesia, PT Bank CIMB Niaga, PT Bumi Resources, PT Atlas Resources, PT Adaro, PT Bumitama Gunajaya Agro, PT Unilever, serta sejumlah yayasan yang berafiliasi dengan perusahaan swasta, yakni Tanoto Foundation (dirintis Soekanto Tanoto), Sampoerna Foundation (dirintis Putera Sampoerna), dan Ancora Foundation (dirintis Gita Wirjawan).

Kepala Subdirektorat Kemitraan dan Kelembagaan Direktorat Pembinaan PAUD, Mansur Simamora yang menyampaikan paparan dari Dirjen PAUDNI menyebutkan masih ada sekitar 19,7 juta anak yang belum terlayani. Teramat sulit menjangkau mereka tanpa uluran tangan berbagai pihak. “Kami butuh peran serta masyarakat, BUMN dan perusahaan swasta untuk bersama-sama membangun PAUD, membangun generasi penerus kita,” ajaknya.

Fransisca Tiurma Damanik, Corporate Communication & Sustainability Group Department Head PT Bumitama Gunajaya Agro mengamini tentang pentingnya PAUD. Oleh sebab itu, mereka mendirikan Taman Penitipan Anak, Kelompok Bermain, dan Taman Kanak-kanak di setiap wilayah perkebunan sawit mereka yang tersebar di Kalimantan dan Sumatera.

“Kami sudah banyak membangun PAUD, namun kompetensi guru-guru nya masih minim. Kami harap dapat bekerja sama dengan Ditjen PAUDNI dalam hal pelatihan guru,” harap Fransisca. Atas kepeduliannya, PT Bumitama menerima Anugerah Peduli Pendidikan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2011.  (Yohan Rubiyantoro/HK)

Semua Berita