Ditjen PAUD-Dikmas

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

Puncak Peringatan HAI ke-47 Hari Ini di Palangkaraya

Puncak Peringatan HAI ke-47 Hari Ini di Palangkaraya
Talkshow Hari Aksara Internasional (HAI) ke-47 di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (15/9). Acara ini merupakan rangkaian acara peringkatan HAI secara nasional. Puncak Peringatan HAI tersebut akan diselenggarakan pada Minggu (16/9).

16 September 2012 00:00:00

PALANGKARAYA. Hari ini Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal (Ditjen PAUDNI) menyelenggarakan puncak Hari Aksara Internasional (HAI) ke-47 di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Kegiatan yang akan dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh ini mengambil tema nasional “Aksara Membangun Perdamaian dan Karakter Bangsa”.

Peringatan HAI kali ini menjadi istimewa karena tahun ini Indonesia melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat Ditjen PAUDNI mendapatkan King Sejong Literacy Prize dari UNESCO. Penghargaan ini diberikan atas upaya peningkatan kualitas pendidikan keaksaraan melalui keaksaraan usaha mandiri dan kewirausahaan, budaya baca, dan pelatihan tutor.

Acara akbar HAI diselenggarakan secara rutin untuk memotivasi dan membangkitkan semangat para pemimpin di daerah serta masyarakat dalam menyukseskan Gerakan Nasional Percepatan Pemberantasan Buta Aksra.

Tahun 2012 Kalimantan Tengah menjadi tuan rumah karena dinilai berprestasi dalam mengentaskan buta aksara. Saat ini angka buta aksara di Kalimantan Tengah tinggal 2,5 persen saja atau 35.526 orang. Ini artinya persentase buta aksara Kalteng berada di bawah rata-rata nasional yang berada di angka 5,03 persen. Dengan capaian ini, provinsi Kalteng berada pada urutan ke-7 terbaik secara nasional.

Dalam kegiatan ini, Ditjen PAUDNI menyelenggarakan talkshow untuk menyosialisasikan program. Selain itu, terdapat pula pameran yang diikuti 55 peserta  yang berasal dari  PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), SKB (Satuan Kelompok Belajar),  BP PAUDNI, PP PAUDNI se-Indonesia, dan unit kerja Kemdikbud Jakarta, Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota se-Provinsi Kalteng, sekolah, serta 65 lembaga kursus dan kuliner.  (Dina Julita/HK)

Semua Berita