Ditjen PAUD-Dikmas

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

Haryono Umar: Ditjen PAUDNI Dinilai Baik

Haryono Umar: Ditjen PAUDNI Dinilai Baik
Laporan Keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal (Ditjen PAUDNI) dinilai sudah relatif baik.

24 Februari 2012 00:00:00

Laporan Keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal (Ditjen PAUDNI) dinilai sudah relatif baik. Meski demikian upaya pengawasan masih harus lebih ditingkatkan. Demikian dikatakan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Haryono Umar di Bandung, Senin (13/2).

“Pengawasan yang baik adalah melakukan pencegahan sebelum kesalahan dilakukan,” ujar Haryono. Ia juga menyatakan Ditjen PAUDNI harus lebih mencermati hal-hal mendetail dalam upaya pertanggungjawaban pelaksanaan program, terutama pemberian bantuan.

Haryono mengungkapkan salah satu permasalahan klasik pemberian bantuan adalah pencairan dana bantuan di akhir tahun secara besar-besaran. Akibatnya, penyaluran dana tidak bisa diselesaikan sesuai tahun anggaran.

Selain itu, ketidakcermatan dalam menganalisa proposal juga tidak jarang membuat ketidaksesuaian antara pengajuan proposal dengan bantuan yang diterima.

Tangung jawab individu

Haryono meminta kepada seluruh individu untuk senantiasa menghindari hal-hal yang dapat merugikan negara. Ia mengingatkan, bila itu terjadi maka tanggung jawab berada di tangan individu, bukan organisasi. Ini merupakan konsekuensi tindakan yang dianggap pidana. Selain itu, segala bentuk gratifikasi harus dihindari.

Demikian pula, bagi individu yang membiarkan penyelewengan atau tidak melapor ketika mengetahui penyelewengan, maka ia juga akan terkena delik korupsi. “Jangan sampai terlibat, karena sekali saja terlibat maka catatan itu akan terus ada. Hidup tidak akan bisa tenang,” kata Haryono. (Dina/HK)

Semua Berita