Ditjen PAUD-DIKMAS

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

PAUD dalam Gerai ?Ayam Goreng?

PAUD dalam Gerai ?Ayam Goreng?
Dirjen PAUDNI Lydia Freyani Hawadi, Mendikbud Mohammad Nuh, Layla Nuh, Direktur Pembinaan PAUD Erman Syamsuddin (baca; kiri-kanan) berinteraksi dengan anak-anak PAUD di KFC Kemang, Minggu (22/7/2012)

23 Juli 2012 00:00:00

JAKARTA. KFC bekerja sama dengan Dewi Hughes Internasional Fondation (DHIF) mendirikan pendidikan anak usia dini (PAUD). Direncanakan layanan PAUD akan diselenggarakan dalam 100 gerai KFC yang tersebar di Indonesia.

Saat ini, sudah ada 26 gerai KFC yang menyelenggarakan PAUD.  Dalam menyelenggarakan pendidikan tersebut, KFC menggandeng DHIF untuk mendapatkan tenaga pendidik yang berkualitas.

“Atas bantuan Dewi Hughes, penyelenggaraan PAUD ini sesuai dengan apa yang kami harapkan,” kata Manager KFC Indonesia Fikri Rahmat di KFC Kemang, Minggu (22/7/2012)

Sebelum meresmikan program ini, KFC telah melaksanakan uji coba sejak lima bulan lalu di tiga gerai di Jakarta dan dua gerai di Bandung. Untuk mendapatkan layanan, peserta didik cukup membayar biaya pendidikan sebesar Rp250 ribu/bulan. Mereka akan mendapatkan pakaian seragam, buku-buku dan makanan sebagai penunjang belajar.

“Hasilnya sungguh luar biasa. Masyarakat sangat antusias karena sangat membutuhkan PAUD,” katanya.

Menurut Fikri yang juga ketua pembina CSR PAUD KFC, perusahaan “ayam goreng” ini menggagas PAUD karena peduli dengan pendidikan di Indonesia. Disadari oleh KFC bahwa pada usia nol hingga enam tahun dalah usia emas bagi perkembangan anak.  Oleh karena itu, KFC ingin turut serta membangun anak bangsa melalui PAUD.

Selain PAUD, KFC sudah menyelenggarakan CSR lain di bidang pendidikan. “Kami sudah lama menyelenggarakan CSR di bidang pendidikan. Salah satunya memberikan program beasiswa bagi kaum dhuafa sampai mereka lulus sekolah. Itu sudah berjalan sekitar kurang lebih 10 tahun,” kata Fikri. (Teguh Susanto/HK)

Semua Berita