Ditjen PAUD-Dikmas

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

Dirjen PAUDNI: Dorong Guru PAUD Berpendidikan Sarjana

Dirjen PAUDNI: Dorong Guru PAUD Berpendidikan Sarjana
Sejumlah guru TK sesaat sebelum pembukaan Semiloka IGTKI beberapa waktu silam. Dirjen PAUDNI menegaskan akan terus mendorong agar para guru PAUD berkualifikasi pendidikan minimal strata satu.

08 Juli 2012 00:00:00

YOGYAKARTA. Baru sekitar 14 persen guru Pendididikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berpendidikan sarjana. Pemerintah mendorong agar di masa mendatang semua guru PAUD di Indonesia telah meraih gelar sarjana.

Demikian dinyatakan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Non Formal Informal (PAUDNI) Prof.Dr.Lydia Freyani Hawadi atau lebih akrab dipanggil Reni Akbar Hawadi di sela-sela East Asia Summit (EAS) Education Minister Meeting (EMM) dan 7th ASEAN Education Ministers Meeting (ASED),di Yogyakarta, Kamis (5/7)

“Ini merupakan sebuah tantangan dalam meraih tenaga pendidik yang berkualitas. Saat ini kompetensi pendidik PAUD yang ada sangat terbatas. Latar belakang pendidikan guru PAUD bersifat heterogen. Masih ada yang berpendidikan SMA, D2, bahkan tak sedikit berdasarkan pengalaman semata,” kata Reni.

Untuk meningkatkan kualitas guru PAUD tersebut, Reni menyatakan perhatian tidak cukup hanya datang dari pemerintah pusat saja tapi harus ada dukungan dari pemerintah daerah, terutama dalam pengalokasian anggaran.

Perkembangan PAUD, tambah Reni, perlu mendapat perhatian khusus, terutama kepada para pendidik dan tenaga kependidikan PAUD yang mengabdikan diri di daerah perbatasan dan tertinggal, terdepan, serta terluar (Rini/HK)

Semua Berita