Ditjen PAUD-Dikmas

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

Usia Dini, Usia untuk Bermain

Usia Dini, Usia untuk Bermain
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (PAUDNI)

24 Februari 2012 00:00:00

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (PAUDNI) Lydia Freyani Hawadi menegaskan, pelajaran membaca, menulis, dan berhitung (calistung) bukan diperuntukan untuk anak usia dini, karena pembelajaran di usia itu lebih banyak pada aspek bermain.

“Justru guru sekolah dasar (SD) lah yang harus bekerja keras memberikan pelajaran membaca,” katanya di Jakarta, Jumat (17/2).

Calistung, tambah Lydia Freyani Hawadi, bisa diberikan tapi bukan secara formal. Pada anak usia dini, pelajaran membaca dan berhitung itu hanya bisa diberikan sambil bermain.

Lidya juga menyatakan, pada usia dini, pembelajaran yang penting untuk disampaikan adalah penanaman budaya. “Yang paling perlu ditekankan adalah pengembangan budaya bersih maupun budaya disiplin,” ujarnya.

Budaya bersih sangat penting bagi anak usia dini untuk mengetahui bagaimana cara hidup bersih, seperti cara membuang sampah ataupun membersihkan tangan. Sementara budaya disiplin perlu dilakukan sejak dini karena berkaitan dengan kesiapan anak menghargai orang lain. (Sugito/HK)

Semua Berita