Ditjen PAUD-DIKMAS

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

Ditjen PAUD dan Dikmas Konsisten Ikut Serta Dalam TMMD

Ditjen PAUD dan Dikmas Konsisten Ikut Serta Dalam TMMD

13 Maret 2018 14:47:28

Jakarta, PAUD dan Dikmas -Keterlibatan TNI dalam dunia pendidikan bukan hal baru. Pasalnya, banyak prajurit TNI yang berperan dalam suksesnya pelaksanaan pendidikan di berbagai daerah, di antaranya anggota TNI yang mengajar di sekolah-sekolah daerah 3T, pengembalian ribuan anak putus sekolah ke sekolah yang merupakan kerja sama antara Pemda dan Babinsa di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. Juga ada anggota TNI yang membantu menumbuhkan minat baca masyarakat dan meningkatkan sumber daya manusia.
Demikian disampaikan Direktur Jenderal PAUD dan Dikmas Harris Iskandar, usai acara pembukaan Rakornis TMMD ke-101 tahun 2018 di Jakarta, Selasa (13/3).
"Banyak sekali peran yang dilakukan anggota TNI seperti dalam menumbuhkan minat baca dan peningkatan kualitas warga. Hal ini menjadi dasar peningkatan kerja sama Ditjen PAUD dan Dikmas dalam penuntasan buta aksara dan pendidikan masyarakat," papar Harris.
Seperti data Warta PAUD dan Dikmas, banyak anggota TNI yang meningkatkan minat baca dan membantu penuntasan buta aksara di wilayah tugasnya, seperti dilakukan Babinsa Koramil 1402-05/Mamasa Sertu Patong yang mendirikan TBM Arikal dengan mengoperasionalkan motor perpustakaan keliling di Babinsa Kodim 1413 Buton, Kopka Sutardi bersama anggota Polri Brigadir Al Muhalid yang mendirikan perpustakaan keliling TBM Bako Bahari di Kepulauan Buton.
Sementara terkait layanan pendidikan bagi anak usia sekolah yang tidak sekolah, diberikan berbagai program termasuk pemberian Kartu Indonesia Pintar yang diberikan kepada 2,9 juta anak tidak sekolah yang terdaftar berdasarkan data pokok pendidikan (Dapodik).
"Ada sekitar 4,1 juta anak tidak sekolah. Namun yang terjangkau dan terdata berdasarkan dapodik sebanyak 2,9 juta anak-anak usia sekolah yang putus sekolah di seluruh kota/kabupaten seluruh Indonesia," ungkap Harris.
Sehingga dengan keterlibatan anggota TNI dan melalui TMMD ini bisa memicu dan membantu penuntasan masalah anak usia sekolah yang tidak sekolah.
"Setiap gelaran TMMD, kami terus mendukung dan terlibat dalam pelaksanaan termasuk memberikan bantuan alat dan kelengkapan pendidikan bagi anak usia dini dan pendidikan kesetaraan, " papar Harris.
Selama 12 tahun berlangsungnya TMMD, tim Ditjen PAUD dan Dikmas secara konsisten mengirim bantuan berupa alat olah raga, buku-buku bacaan anak, buku-buku keterampilan, CD pembelajaran keterampilan serta alat permainan edukatif (APE).(Tim Warta/KS)

Semua Berita