Ditjen PAUD-DIKMAS

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

Semarak Palembang Akhiri Gebyar Dikbud 2019 di Sumsel

Semarak Palembang Akhiri Gebyar Dikbud 2019 di Sumsel
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) sedang mengabadikan diri bersama masyarakat Kota Palembang saat Gebyar Dikbud 2019 Kota Palembang. (Fotographer: Fuji)

05 Maret 2019 19:09:38

Palembang, PAUD dan Dikmas. Halaman Dinas Pendidikan Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), serasa tumpah ruah pada Senin pagi (4/3). Betapa tidak, ribuan murid SD, SMP, SMA, dan SMK di kota pempek ini terlihat memenuhi lokasi digelarnya "Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan 2019" untuk kali ketiganya dan juga menjadi penutup untuk wilayah Sumsel. Bahkan, di sepanjang jalan raya depan lokasi, tampak murid-murid SD, SMP, SMA maupun SMK bekerja sama mengikuti lomba lukis mural.

Marching band dan tarian yang dibawakan nan apik terlihat begitu bersemangat menyambut kedatangan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy beserta jajarannya, Gubernur Sumsel Herman Deru, dan Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda beserta rombongan. Tak heran, suasana kala itu memang sangat meriah!

Dalam arahannya di hadapan ribuan peserta yang terdiri atas jajaran dinas pendidikan terkait, para pendidik, dan murid-murid, Mendikbud mengemukakan bahwa acara Gebyar Dikbud 2019 ini sebagai bentuk pertanggungjawaban Pemerintah di bidang pendidikan.

“Kami pun berharap semua dana bantuan, termasuk sarana dan prasarana pendidikan dapat digunakan sebaik-baiknya,” terang Muhadjir.

Sementara itu, Herman Deru menyampaikan kebahagiaannya karena mendapat kunjungan dari Mendikbud yang juga mengajak hampir semua jajaran pejabat kementerian. “Berkah bagi kita, Pak Menteri hadir di sini. Selamat datang kepada Mendikbud yang sudah berkeliling Sumsel. Kami berupaya terus memajukan pendidikan di tingkat kabupaten, kota, maupun provinsi yang saling bersinergi,” ujar Gubernur Sumsel.

Dalam kesempatan tersebut, beberapa perwakilan murid tingkat SD, SMP maupun SMA turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah atas bantuan pendidikan yang selama ini mereka dapatkan. Misalnya saja, Amelia (siswi SD) yang sangat senang mendapat dana BOS dan Albert (siswa SMP) serta Febi (siswi SMA) yang menjadi peserta penerima bantuan program Kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Saya menerima KIP sejak kelas 5. Ayah saya seorang pedagang kecil, KIP membantu saya dalam membiayai pendidikan serta dapat membantu beli baju,” tutur Albert yang bercita-cita menjadi polisi.

Seirama dengan Albert, Febi yang mengaku orang tuanya bekerja sebagai buruh lepas juga mengucapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah atas bantuan yang ia dapatkan. “Bantuan ini tidak lantas membuat saya malas karena saya ingin menjadi dokter. Dengan KIP saya bisa membeli peralatan sekolah dan penunjang keberhasilan pendidikan lainnya. Semoga KIP terus ada dan diberikan kepada orang yang tepat,” ujar Febi yang mengaku selalu mendapat ranking 3 besar di kelasnya.

Di samping itu, Mendikbud juga turut menjelaskan bahwa mulai tahun lalu Pemerintah sendiri telah memberikan perhatian besar untuk guru honorer. Ditambah lagi, dengan dibukanya penyediaan jalur PPPK, selain PNS, turut memberikan kesempatan besar bagi guru untuk menjadi aparatur sipil negara.

“Mohon doanya agar 2.023 guru honorer akan jadi PNS semua, dengan catatan harus belajar agar lulus tes. Insya Allah kita selesaikan secara bertahap,” jelas Pak Menteri seraya menyampaikan keyakinannya bahwa pemerintah daerah setempat juga akan memajukan pendidikan bagi Palembang. (Tim Warta/PNC/AS/KS)

Semua Berita