Ditjen PAUD-DIKMAS

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

Kemdikbud Luncurkan Progam Pendidikan Kebencanaan

Kemdikbud Luncurkan Progam Pendidikan Kebencanaan

05 April 2019 10:13:36

Jakarta, PAUD dan Dikmas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), dalam hal ini Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas), luncurkan Program Pendidikan Kebencanaan Tingkat PAUD saat Sosialisasi & Harmonisasi Bunda PAUD. Selasa (2/4)

“Dengan membaca Bismillah, Program Pendidikan Kebencanaan Tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), saya resmikan,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy sambil menekan tombol peresmian bersama-sama dengan Mufidah Kalla (Istri Wapres Jusuf Kalla), Ketua Umum Tim Penggerak (TP) PKK Pusat Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Suryan Widati Muhadjir Effendy selaku anggota Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pendidikan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK), dan Fery Farhati Ganis Anies Baswedan selaku Bunda PAUD DKI Jakarta.

Dalam pidatonya Mendikbud menyampaikan dengan adanya pendidikan kebencanaan, anak usia dini dapat siap siaga dan menyiapkan fisik, mental dan psikologi. anak-anak mulai dikenalkan berbagai macam permainan yang menggembirakan, tetapi memiliki pesan tentang kesiapan mereka menghadapi bencana. Kemendikbud akan merancang permainan yang menanamkan kesadaran pada anak sejak dini.

Aktivitas tersebut merupakan tanggung jawab sekolah atau unit layanan anak usia dini dan menjadi bagian dari kurikulum. "Kurikulum tidak hanya terbatas dalam bentuk mata pelajaran atau tema tertentu saja. Bahkan perilaku anak didik yang mana anak bisa berkaca, niru, imitasi atau juga melakukan apa yang itu dibolehkan oleh para guru dan tenaga kependidikan itu semua bagian kurikulum,"ujar Mendikbud.

Sosialisasi dan Harmonisasi Bunda PAUD 2019 berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 1 sampai 2 April 2019, di Jakarta. Kegiatan itu diikuti sebanyak 1.262 peserta, terdiri atas Bunda PAUD provinsi dan Bunda PAUD kabupaten/kota. Selain itu, perwakilan kementerian/lembaga, dinas pendidikan, dan organisasi mitra terkait, baik di tingkat pusat maupun daerah. (Tim Warta/MHF/MS/KS)

Semua Berita