Ditjen PAUD-DIKMAS

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

Dirjen PAUD dan Dikmas: “Mendongeng Atau Membacakan Buku Pada Anak-anak Memiliki Banyak Manfaat.”

Dirjen PAUD dan Dikmas: “Mendongeng Atau Membacakan Buku Pada Anak-anak Memiliki Banyak Manfaat.”

30 Juli 2019 23:08:28

Jakarta, PAUD dan Dikmas. “Mendongeng atau membacakan buku pada anak-anak memiliki banyak manfaat,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Dirjen PAUD dan Dikmas) Harris Iskandar, saat acara puncak kegiatan Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku (GERNAS BAKU) di PAUD KM “0” Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sabtu (27/7)

Manfaat tersebut diantaranya adalah meningkatkan minat dan kebiasaan anak pada kegiatan membaca buku yang pada akhirnya memperluas wawasan dan pengetahuan anak; menjalin kedekatan antara orangtua dan anak-anaknya, dan terakhir ada pendidikan karakter yang ditanamkan pada anak dengan mendengarkan pelajaran moral yang ada di buku itu, ujar Harris menjelaskan.

Ditambahkan oleh Harris, kegiatan GERNAS BAKU juga merupakan upaya mengalihkan perhatian anak-anak dari kecanduan gawai yang lebih banyak berdampak negatif. “Masalahnya tak hanya anak-anak, namun banyak juga orangtua yang kecanduan gawai, sehingga sulit bagi kita untuk mengalihkan anak-anak dari kecanduan gawai,” ujarnya.

Rangkaian pelaksanaan Gernas Baku 2019 digelar sejak April 2019, dimulai dari pelaksanaan Sosialisasi dan Seminar. Selanjutnya, pada Mei 2019, para orang tua diajak untuk memberikan donasi buku untuk menghadirkan pojok baca di rumah dan sekolah dan juga diselenggarakan kelas pengasuhan (Parenting) untuk orang tua di berbagai daerah.

Puncak acara Gernas Baku 2019 ini dihadiri oleh orang tua dan peserta didik PAUD KM 0 Kemendikbud, sejumlah pejabat di lingkungan Kemendikbud, para mitra serta undangan dan diselengarakan bersamaan dengan rangkaian Festival Literasi Sekolah (FLS) 2019. Dalam acara ini dilakukan juga video konferensi jarak jauh secara serentak di tiga provinsi, yaitu DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat, dan Papua. (Tim Warta/MHF/AS/KS)

Semua Berita