Ditjen PAUD-DIKMAS

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

Tim Ditjen PAUD & Dikmas Menembus Batas Salurkan Bantuan Bagi Papua

Tim Ditjen PAUD & Dikmas Menembus Batas Salurkan Bantuan Bagi Papua

25 September 2019 19:07:36

PAUD dan Dikmas, Papua - Walaupun sempat terjebak aksi hingga harus dievakuasi, Tim dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Ditjen PAUD dan Dikmas), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berhasil menyerahkan bantuan pendidikan bagi masyarakat Wamena Kab. Jayawijaya dan Kabupaten Nduga, Provinsi Papua.
“Alhamdulillah, meskipun sempat dua kali terkurung aksi masa demontrasi di Wamena yang merupakan ibukota Kab. Jayawijaya, kami berhasil menyerahkan bantuan pendidikan bagi masyarakat di Wamena berupa 5 buah laptop bagi lembaga PAUD dan Dikmas yang diserah terimakan kepada Kaleb Asso, selaku Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Jayawijaya,” ujar Yudil Chatim Kepala Sub Bagian Rumah Tangga, Bagian Umum & Kerjasama Sekertariat Ditjen PAUD dan Dikmas, saat dihubungi via telepon. Selasa (24/9)
Kelima lembaga yang mendapat bantuan tersebut adalah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Umpakalo, PAUD Sinata, Taman Kanak-Kanak (TK) Sion, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Ninabua, serta LKP YSHUA Training Institute For Self Development.
Ditambahkan oleh pria yang akrab disapa Yudil, dihari kedua saat akan menuju Kab. Nduga dirinya bersama rombongan terkurung di hotel tempat mereka bermalam, akibat aksi demo masyarakat Wamena yang berujung kerusuhan, sehingga tim yang beranggotakan empat orang tersebut terpaksa menunda perjalanan menuju Nduga, sambil memantau perkembangan di Wamena.
Dihari ketiga, tim masih tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Nduga, dikarenakan situasi di Wamena semakin memanas dan situasinya tidak kondusif. Jannes Sampouw selaku kepala Dinas Kabupaten Nduga berinisiatif datang menghampiri tim di Wamena guna menerima bantuan, berupa 4 box Alat Permainan Edukatif (APE) bagi lembaga PAUD.
Usai menyerahkan bantuan pendidikan tim segera menuju Bandara Wamena untuk pulang ke Jakarta, namun kembali terjadi insiden dimana aksi demontrasi masyarakat Wamena yang semakin meluas hingga Bandara tempat tim berada. Bandara sempat dikuasai dan di blokir oleh masyarakat yang melakukan aksi demonstrasi, membuat Yudil dan tim kembali tertahan di Bandara karena bandara menjadi lumpuh dan tidak ada penerbangan komersil.
Setelah menunggu lama dan rasa kekhawatiran tinggi, akhirnya berkat kesigapan aparat Kepolisian setempat, tim dari Ditjen dan PAUD Dikmas bisa di evakuasi menggunakan pesawat dari Polri hingga akhirnya berhasil sampai ke Jayapura untuk kemudian keesokan harinya bisa kembali ke Jakarta. (Tim Warta/MHF/AS/KS)

Semua Berita