Ditjen PAUD-DIKMAS

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

Jurus Ditjen PAUD dan Dikmas Kurangi Angka Pengangguran

Jurus Ditjen PAUD dan Dikmas Kurangi Angka Pengangguran

26 September 2019 15:32:26

Jakarta, PAUD dan Dikmas. Berbagai strategi dan program terus dilakukan pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran di Indonesia. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Kursus dan Pelatihan (Dit. Bindiksuslat), melakukan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) dan program Magang Peserta Didik (MPD).

“Pelaksanaan program PKW dan MPD bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap pengentasan kemiskinan dan pengangguran. Salah satunya dengan cara memberikan bekal pengetahuan kewirausahaan, menanamkan pola pikir dan sikap berwirausaha kepada peserta didik di bidang produksi barang atau jasa,” ujar M. Nuh Kasubdit Program dan Evaluasi Dit. Bindiksuslat. Rabu (25/9)

Dijelaskan oleh M. Nuh, “Selama kurun waktu 2015 hingga 2018, jumlah peserta didik yang mengikuti program PKW ini semakin meningkat. Tahun 2015 sebanyak 19.990 orang, tahun 2016 naik menjadi 21.759 orang, kemudian tahun 2017 naik lagi menjadi 39.700 orang, dan tahun 2018 naik secara signifikan menjadi 46.914 orang.”

Program magang bagi peserta didik dilaksanakan oleh Dit. Bindiksuslat pertama kali pada tahun 2016 dengan tujuan agar Peserta Didik bisa belajar langsung di perusahaan atau Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Hingga saat ini jumlah masyarakat usia produktif dan masih menganggur yang telah dimagangkan di 228 DUDI sebanyak 3.010 orang pada lebih dari 70 LKP” lanjutnya.

Menurut M. Nuh program magang secara khusus diperuntukan bagi masyarakat yang sudah memiliki keterampilan atau sudah pernah mengikuti kursus tetapi belum bekerja. Usianya dibatasi antara 18 sampai dengan 35 tahun, pungkasnya. (Tim Warta/AS/MHF/KS)

Semua Berita