Ditjen PAUD-DIKMAS

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

Inilah Pesan Mendikbud Kepada Siswa Pendemo

Inilah Pesan Mendikbud Kepada Siswa Pendemo

27 September 2019 11:09:00

Jakarta, PAUD dan Dikmas. “Saya meminta kepada para siswa, jangan gampang terpancing, terprovokasi, percaya dengan berita yang tidak bertanggung jawab,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy sebagaimana dilansir dari laman itjen.kemdikbud.go.id. Kamis (26/9)
Pesan tersebut disampaikan oleh Mendikbud, agar para pelajar tidak mudah terprovokasi dan memercayai pemberitaan di media yang belum jelas kebenarannya, terkait maraknya para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Sekolah Tehnik Menengah dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ikut aksi demontrasi di sekitar gedung Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR RI).
Selain itu ia juga mengingatkan kepada para pejabat yang terkait, agar turut bertanggung jawab terhadap dunia pendidikan untuk melindungi para peserta didik atau siswa. Mereka harus dilindungi dari berbagai macam tindakan kekerasan atau lingkungan yang kemungkinan mengancam jiwa mereka.
“Kami ingatkan kepada pejabat daerah, gubernur, bupati, wali kota, dan kepala dinas pendidikan untuk memastikan bahwa peserta didik, para siswa yang ada di wilayah masing-masing aman, tidak terpengaruh oleh kegiatan-kegiatan unjuk rasa, demonstrasi, atau sejenisnya,” kata Muhadjir.
Untuk para orangtua siswa agar dapat memastikan keamanan anaknya masing-masing dan memantau untuk tetap mengikuti aktivitas belajar di sekolah dengan baik. Begitupula dengan para guru dan kepala sekolah supaya dapat saling bekerja sama menjaga para siswanya dan tetap dapat melaksanakan kegiatan belajar-mengajar yang menjadi tanggung jawab mereka masing-masing.
“Kepada para orangtua, siswa, guru, dan kepala sekolah, saya mohon untuk kerja sama saling menjaga diri, menjaga putra-putranya, menjaga para siswanya, agar betul-betul melaksanakan tugas masing-masing dan memastikan bahwa para peserta didik belajar sebagaimana biasa,” tutur Muhadjir. (Tim Warta/MHF/AS/KS)

Semua Berita