Ditjen PAUD-DIKMAS

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

Bupati Dan Anggota DPRD Buton Tengah kunjungi Ditjen PAUD dan Dikmas

Bupati Dan Anggota DPRD Buton Tengah kunjungi Ditjen PAUD dan Dikmas

27 September 2019 18:46:08

Jakarta, PAUD dan Dikmas. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas) kembali kedatangan tamu, kali ini Bupati, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tingkat II dan Dinas Pendidikan Kabupaten Buton Tengah (Buteng) Provinsi Sulawesi Tenggara datang berkunjung ke lantai 3 Gedung E Komplek Kemendikbud, terkait rencana pembangunan sektor pendidikan tahun anggaran 2020, khususnya Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas). Kamis (27/9)
Rombongan berjumlah 15 orang yang melakukan tour of duty dipimpin langsung oleh Bupati Buteng, terdiri dari unsur anggota DPRD Tingkat II Buteng serta Kepala Dinas Pendidikan beserta jajarannya. Tujuan kedatangan rombongan ini adalah menyampaikan usulan terkait pembangunan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) serta membahas, merencanakan dan meminta masukan terkait rencana pembangunan sektor pendidikan di Kab. Buteng khususnya dibidang PAUD dan Dikmas, ujar Samhuddin selaku Bupati membuka pembicaraan.
Rombongan tersebut diterima Direktur Pembinaan Pendidikan Kursus dan Pelatihan (Dit. Bindiksuslat) Agus Salim beserta jajarannya, sekaligus memaparkan program dan rencana kegiatan Ditjen PAUD dan Dikmas di tahun 2019. Hadir pula menyambut rombongan Ella Sri Kamilah selaku Kepala Sub Bagian Tata Usaha Bagian Umum dan Kerja Sama.
Disampaikan oleh Agus Salim, bahwa keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh pemerintah pusat serta adanya "sharing dana" dengan daerah, harusnya menjadi dorongan bagi kabupaten Buton Tengah untuk menganggarkan pendanaan bagi program-program pendidikan, khususnya dibidang Paud dan Dikmas, sehingga masyarakat bisa menikmati program PAUD dan Dikmas secara berkelanjutan dan berkualitas.
Pendidikan tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah saja, namun pada dasarnya pendidikan itu menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, serta adanya dukungan pemerintah daerah, baik ditingkat provinsi maupun kabupaten, demikian Agus Salim mengakhiri sambutannya. (TimWarta/MHF/ARJ/AS/KS)

Semua Berita