Ditjen PAUD-DIKMAS

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

Mewujudkan “Ruang Bersama Indonesia Bahagia” Melalui PKN 2019

Mewujudkan “Ruang Bersama Indonesia Bahagia” Melalui PKN 2019

17 Oktober 2019 13:31:02

Jakarta, PAUD dan Dikmas. Mengangkat tema “Ruang Bersama Indonesia Bahagia,” Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy berharap Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) Tahun 2019 bisa mendorong bukan saja kesejahteraan, tapi juga tercapainya “Indonesia Bahagia”.
Karena itu sudah tepat bila Pekan Kebudayaan Nasional ini mengangkat tema “Ruang Bersama Indonesia Bahagia”. Cita-cita kemerdekaan bukan hanya menghadirkan kesejatheraan, tetapi juga tercapainya “Indonesia Bahagia,” ujar Mendikbud didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat membuka & meresmikan PKN 2019 di Istora Senayan-Jakarta. Senin (7/10)
Untuk mencapai tujuan itu pembangunan secara ekonomi saja tidak cukup, perlu pembangunan yang lebih komprehensif dan secara mendasar menyentuh dimensi manusianya. Menurut Muhadjir, Pembangunan manusia pada hakikatnya merupakan pembangunan yang berbasiskan kebudayaan.
Oleh karenanya dalam menghidupkan kreativitas dan keanekaragaman ekspresi budaya, kita memerlukan ruang interaksi yang inklusif. Tidak ada keanekaragaman budaya tanpa interaksi yang melibatkan semua golongan. Agar tetap menjaga semangat inklusif dan kebinekaan, interaksi ini harus diberi ruang. Di sinilah Pekan Kebudayaan Nasional memainkan peranan penting, ujar pria kelahiran Madiun ini menambahkan.
Indonesia memiliki begitu banyak kekayaan budaya dan aneka inisiatif budaya yang baik dari para pelaku di lapangan. Namun seringkali kita tidak mengolahnya secara optimal sehingga potensi kekuatan itu terserak dan inisiatif-inisiatif yang sudah bermunculan tidak dapat bertahan lama.
Tugas kita yang paling mendesak hari ini adalah mengkonsolidasi kekuatan budaya itu, mengkapitalisasinya sehingga menjadi kekuatan nasional. Salah satu langkah terpenting dalam hal ini adalah membangun hubungan antar ekspresi dan inisatif budaya dari seluruh pelosok Tanah Air.
Kita butuh gerakan budaya yang terpadu, tidak tercerai-berai. Apa yang kita butuhkan, singkatnya, adalah sebuah jaringan kerja kebudayaan, sebuah platform tempat semua pelaku dan pemangku kepentingan dapat terlibat dalam upaya memajukan kebudayaan Indonesia, tegas Mendikbud. (Tim Warta/MHF/AS/KS)

Semua Berita