Ditjen PAUD-DIKMAS

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

Dirjen PAUD dan Dikmas Berikan Tali Kasih Korban Kecelakaan Maut Tol Lampung

Dirjen PAUD dan Dikmas Berikan Tali Kasih Korban Kecelakaan Maut Tol Lampung

14 November 2019 09:23:03

Lampung, PAUD dan Dikmas. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Harris Iskandar, berikan tali kasih berupa beasiswa kepada Prilia Saronka dan Vania Michel Shena, putri dari pasangan almarhum Hadi Prayitno dan Yoni Saptirawati, karyawan Balai Pengembangan (BP) PAUD dan Dikmas Provinsi Lampung. Jum’at (08/11)
“Beasiswa ini semoga bisa membantu meringankan beban Prilia Saronka dan Vania Michel Shena”, ujar Harris Iskandar saat berbincang dengan wali kedua putri pasangan dari almarhum Hadi Prayitno yang tewas terpanggang bersama istri, seorang putra serta seorang keponakannya, saat kecelakaan maut 10 Oktober 2019 lalu di Tol Bakauheni-Terbang Tinggi Besar Kec. Natar-Lampung.
Hadir mendampingi Dirjen saat penyerahan bantuan tali kasih adalah Sukiman selaku Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga, Enah selaku Kepala Sub Direktorat Kelembagaan dan Kemitraan Direktorat Pembinaan Keaksaraan dan Kesetaraan, dan Triana Januari selaku Kepala Bagian Umum & Kerjasama Sekretariat Jenderal PAUD dan Dikmas, disaksikan oleh Rindangsari Plt. Kepala BP-PAUD dan Dikmas Lampung beserta seluruh jajaranya.
Penyerahan tali kasih tersebut dilakukan disela-sela kegiatan assistensi kepegawaian BP-PAUD dan Dikmas Lampung. Dalam sambutannya Dirjen mengatakan bahwa untuk memenangkan persaingan dalam abad 21 kita harus mampu menguasai apa yang disebut dengan 4K, yaitu: Kompetensi, Kritis, Komunikasi dan Kolaborasi. Sedangkan untuk bisa menjadi juara ditambah dengan Karakter.
Menutup sambutannya, Dirjen berpesan kepada semua peserta “bekerjalah sesuai dengan tugasnya, fokus kepada pengembangan mutu yg masih menantang, model serta bisa memfasilitasi antara pusat dan daerah’’. Seluruh model yang kita kembangkan harus bisa diterapkan dan Pamong harus bisa menjadi ujung tombak. Lakukan pelayanan yang baik dan bukan sekedar lips servis aja, harus ada perencanaan dan antisipasi berbagai kebutuhan sehingga masyarakat terbantu dan terlayani dengan baik. (Tim Warta/AS/MHF/KS)

Semua Berita