04 November 2019
Masih banyak kenyataan yang terjadi di masyarakat adanya orangtua yang masih mempunyai pola pikir bahwa pendidikan itu sepenuhnya tanggungjawab pihak lembaga pendidikan saja. Seringkali orangtua menumpu harapan terlalu tinggi pada lembaga pendidikan, sehingga banyak orangtua yang berani membayar mahal biaya pendidikan anaknya. Di sisi lain, tidak sedikit orangtua yang menuntut lembaga pendidikan harus berbuat seperti yang dikehendaki dan kecewa jika hasil pendidikan di lembaga tersebut tidak sesuai dengan harapannya.

Fenomena keliru ini harus segera diluruskan agar tanggungjawab tinggi muncul dalam keluarga sehingga keluarga, khususnya ibu dan ayah juga berperan sebagai pendidik di rumah. Banyaknya program dan pendidikan di sekolah yang tidak sejalan dengan pola asuh orang tua di rumah menunjukan masih lemahnya pengetahuan dan pemahaman orang tua dalam mendidik anak. Pengetahuan dasar orang tua tentang bagaimana mendidik anak merupakan masalah utama yang bisa menjadi sebab pendidikan anak kurang optimal, Sementara itu program pendidikan untuk orang tua akan pentingnya pola asuh dan mendidik anak masih sangat terbatas. Begitu juga program sekolah yang mencoba mengajak dan melibatkan orang tua dalam melangsungkan proses pendidikan secara berkesinambungan untuk anak juga masih sangat minim. Oleh karena itu, meningkatkan pengetahuan dasar orang tua dalam mendidik anak menjadi program yang perlu terus dikembangkan.

Sekolah dan keluarga semestinya berjalan harmoni untuk melakukan proses pendidikan dan pembelajaran bagi anak, bahkan sekolah dapat mengambil peran lebih yaitu dengan mengembangkan program pendidikan untuk orang tua. Program tersebut dapat menjadi komunikasi sinergis antara orang tua dan sekolah untuk memantau tumbuh kembang anaknya. Selain itu program pendidikan untuk orang tua peserta didik ini juga bisa di isi dengan berbagi materi yang dapat  ... (selengkapnya dapat didownload) 
(Sumber Berita: Jamaluddin S.Kom., M.Pd (Pamong Belajar BP PAUD dan Dikmas Sul-Sel))

Tambahkan Komentar Baru

 Komentar Anda telah berhasil dikirim. Terima kasih!   Refresh
Kesalahan: Silakan coba lagi
ATAS